Basarnas Kerahkan Penyelam Untuk Selamatkan Kru Heli TNI yang Padamkan Karhutla Jatuh di Kalteng
By Arisu
Basarnas mengerahkan enam orang penyelam untuk dapat mengevakuasi kru helikopter yang kecelakaan saat tengah memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, hari ini, 4 November Deputi Basarnas Edy Prakoso enam penyelam dari Kantor SAR Palangka Raya dikerahkan terlebih dahulu, jika memungkinkan nantinya dari Basarnas Spesial Grup (BSG) di Jakarta akan bergerak jika dibutuhkan. Adapun dalam sebelumnya, TNI AD melaporkan jika Helikopter Mi 17v5 dari Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) jatuh sekitar pukul 11.18 WWIb. Kecelakaan tersebut bermula saat helikopter lepas landas dari Kuala Pembuang pada pukul 09.55 WIB. Helikopter kemudian berangkat menuju kebakaran yang berada di Taman Nasional Tanjung Puting. Saat mengambil air di perairan Desa Sungai Perlu untuk operasi water bombing, helikopter mengalami kendala saat terbang hingga akhirnya jatuh di sungai.. Setelah peristiwa tersebut, TNI AD langsung mengirimkan personel untuk mengevakuasi kru melalui udara. Hingga saat dilaporkan satu orang kru heli ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan jenazahnya sudah dievakuasi ke RS Kuala Pembuang. Sedangkan lima lainnya dalam kondisi selamat dan tengah menjalani perawatan di RS yang sama.*** Sumber: Antara